Posts

Showing posts with the label Nikah

Nikah Itu Mudah, Karena yang Sulit Itu Terkadang Budaya, Adat, dan Gengsi Orangtua

Image
Nikah itu sebenarnya mudah, karena yang menjadikan sulit itu terkadang budaya, adat istiadat, dan gengsi orang tua. Dan bukankah kita telah menyadari bahwa syarat syah nikah adalah adanya wali dan saksi? Serta, bukankah nikah adalah sunnah rasul? Lantas, mengapa kita kadang meribetkan orang dengan sesuatu yang sama sekali bukan sunnah rasul? Ayolah, nikah yang benar itu adalah memudahkan, bukan memberatkan. Tak Sedikit Seseorang Terkadang Merasa Terbebani Saat Hendak Menikah Bukan Karena Niatnya Yang Kurang Tulus, Tetapi Karena Budaya Yang Kadang Ribet Karena tak sedikit seseorang terkadang merasa terbebani saat hendak menikah bukan sebab niatnya yang kurang tulus, tetapi karena budaya yang kadang ribet. Ada? Pasti banyak, tetapi kita sebagai bangsa yang memang sangatlah kental akan budaya juga tetap hargai itu. Namun, bila kita berpikir secara sunnah rasul, nikah itu tak harus hidup dengan budaya, sebab tujuan nikah bukan untuk meneruskan budaya. Tapi untuk menhidupkan aja...

Jangan Hanya Mau Menikah, Kamu Juga Harus Siap Hidup Susah

Image
Pernikahan bukanlah sebuah ajang coba-coba, jika tidak siap hidup susah, maka sebaiknya cobalah berpikir dua kali jika ingin menikah.  Membangun kehidupan rumah tangga memang tidak mudah, setidaknya itulah yang diucapkan oleh mereka-mereka yang sudah menikah atau pernah menikah. Tapi, ada baiknya jika kita mengetahui pengalaman seseorang, karena pernikahan itu bukanlah sesuatu yang seharusnya diraba-raba. “Kalau aku menikah dengannya, maka aku pasti bahagia. Daripada si dia diambil orang lebih baik menikah aja sekarang.” Ingat, kebahagiaan itu tidak pernah ada garansinya, nggak ada jaminan kalau menikah sekarang hidupmu jadi lebih bahagia, dan menikah besok hidupmu akan menjadi sengsara, bukan? Saat memutuskan untuk menikah itu artinya kamu sudah siap hidup susah. Ajakan hidup susah dari seorang pria mungkin terdengar sedikit aneh, karena sesungguhnya nggak ada satupun orang yang ingin hidup susah. Maksud dari susah di sini adalah kamu harus siap berada di sisinya dalam ke...

Menikah Itu Bukan Hanya tentang Cinta, Tapi Berjuang Bersama

Image
Kalau kamu berpikir yang dibutuhkan dalam sebuah pernikahan hanya cinta saja, maka kamu salah. Membangun sebuah bahtera rumah tangga tidak hanya didasari hanya karena rasa cinta. Selain itu, baik kamu ataupun dia harus berjanji untuk selalu bersama dalam susah maupun senang. Nggak beda jauh dengan pacaran, dalam pernikahan kita tidak hanya membicarakan soal cinta-cintaan saja. Tapi, ada hari dimana pasti akan kamu lalui dengan pertengkaran. Dan apabila itu terjadi, maka kalian harus berjuang bersama-sama untuk menyelesaikan semua persoalan yang sedang dihadapi supaya pernikahan kalian tidak berujung pada perceraian. Dan berikut ini ada empat hal yang dapat kamu lakukan untuk mempertahankan sebuah rumah tangga hingga langgeng selamanya. 1. Berusaha untuk selalu membuat pasangan kamu bahagia. Sebuah materi memang penting, tapi tentu saja bukanlah yang nomor satu. Perlakuan manis kamu ke si dia setiap harinya tentu akan membuat dia merasa bahagia setiap hari juga. 2. Berusaha unt...

10 Kalimat Penuh Haru Saat Sungkeman. Bisa Dipraktikkan Kemudian Saat Kamu di Pelaminan

Image
Salah satu yang membuat penasaran saat acara pernikahan adalah momen sungkeman. Yap, sebenarnya apa sih yang diutarakan baik oleh pengantin maupun orangtua dalam prosesi tersebut? Terlebih, nggak jarang juga dibarengi dengan linangan air mata yang rasanya sudah tak bisa dibendung lagi. Nah, untukmu yang juga ingin tahu apa saja yang biasanya dikatakan saat prosesi sungkeman, Hipwee Wedding memberikan 10 kalimat yang akan menguak rasa penasaranmu. Biar nantinya kalau waktumu tiba sudah tak perlu bingung lagi. 1. Bapak, Ibu, maafkan kesalahan saya selama ini… Maaf ya, Pak, Bu..  2. Saya belum bisa jadi anak yang baik untuk Bapak dan Ibu Saya belum jadi anak baik 3. Terima kasih untuk semua yang sudah Bapak dan Ibu berikan Terima kasih, Pak, Bu  4. Maaf ya Pak, Bu, saya belum bisa membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu selama ini Saya belum bisa membalas semuanya  5. Mohon restu ya, Pak, Bu, saya akan menikah dengan seseorang pilihan saya M...

Ini yang Seorang Ibu Rasakan Saat Melepas Putrinya Menikah. Meski Tidak Disampaikan, Sebenarnya Ini Mengharukan

Image
Saat akan memasuki jenjang pernikahan, yang mengalami campur aduknya perasaan ternyata tak hanya kamu seorang. Diam-diam, ada sosok yang juga punya perasaan yang tak bisa digambarkan. Senang, tentu saja. Tapi perasaan resah, khawatir dan takut juga ikut serta menyelimuti. Ialah ibu, yang hatinya tak bisa dibohongi turut bahagia, tapi tak disangkal terselip sedikit banyak pertanyaan yang menghampiri. Saat kamu bahagia akan menjadi istri seseorang yang dicintai, saat itu pula orangtua, terutama ibu, juga merasakan hal yang sama. Tapi, tahukah kamu bahwa inilah sebenarnya yang seorang ibu rasakan saat akan melepas putrinya menikah. Bahagia, karena pada akhirnya sang anak berlabuh dan menemukan tambatan hatinya Sebagai orang tua, ibu tentu saja turut gembira akan datangnya hari pernikahanmu. Akhirnya pencarianmu berlabuh setelah menemukan tambatan hati. Saking bahagianya, saat bertemu rekan kerja di kantor, teman semasa SMA di reuni serta ibu-ibu arisan di komplek, semua diberitahu...

4 Perbedaan Antara Kamu yang Cuma Pengen Nikah dan Kamu yang Benar-benar Siap Nikah

Image
Keinginan untuk menikah memang jadi topik yang paling sering dibicarakan di usia 20-an. Hayo, siapa yang pernah senewen dengan urusan kampus atau pekerjaan lalu bilang, “Udah ah aku capek. Stres skripsi, stres kerja. Mau nikah aja….” Sepertinya pernikahan jadi jalan keluar untuk semua permasalahan. Dengan menikah rasanya semua problem bisa diselesaikan. Padahal seperti hal lain yang membutuhkan pertimbangan panjang, menikah juga butuh persiapan. Kalau begitu, kamu termasuk yang mana? Sekadar punya mimpi untuk menikah atau memang sudah siap menikah? Kesiapan menikah adalah kesadaran kalau hubungan ini bisa berdarah-darah 1. Keinginan untuk menikah terlihat dari bayangan soal cute-nya resepsi yang indah. Kesiapan nikah malah ada di kesadaraini perjuangan berdarah-darah Beberapa dari kita mungkin ingin segera menikah hanya karena ingin jadi raja dan ratu sehari. Bisa duduk di pelaminan, menyalami tamu-tamu dengan pakaian terbaik dan riasan wajah yang cantik. Kalau hanya ini...

Seperangkat Alat Shalat Sebagai Mahar Nikah, Tidak Sah?

Image
Ukhti, sebagaimana kita ketahui bahwa mahar adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah pernikahan. Allah SWT berfirman, “Berikanlah mahar (mas kawin) pada wanita yang kamu nikahi sebagai sebuah pemberian dengan penuh kerelaan …..…” (QS. An-Nissaa: 4). Dewasa ini, banyak orang yang menjadikan seperangkat alat shalat sebagai mahar. Adakah yang demikian itu diperbolehkan dalam Islam? Imam Nawawi memberikan sebuah kaedah berharga mengenai manakah yang bisa dijadikan mahar atau mas kawin. Beliau menyebutkan, وَمَا صَحَّ مَبِيعًا صَحَّ صَدَاقًا “Segala sesuatu yang bisa diperjualbelikan berarti sah untuk dijadikan mahar.” (Minhaj Ath Tholibin, 2: 478). Yang perlu dipahami bahwa mahar bisa bernilai rendah dan bisa bernilai tinggi. Contoh mahar yang bernilai rendah dapat dilihat dalam hadits berikut. Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seorang wanita yang menawarkan untuk dinikahi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun beliau tidak t...

Camkan!!! Nikah Itu Tak Perlu Mewah Apalagi Sampai Ngrepotin Orangtua, yang Penting Sah

Image
Menikah memang momen penting yang penuh kesakralan. Momen yang pasti jadi tempat berkumpulnya kebahagian, mulai dari kalian sebagai pasangan, orang tua, sanak saudara hingga teman-teman. Tapi sayang momen ini sering kali jadi ajang menghambur-hamburkan uang. Kebanyakan dari kalian berusaha sekali menggelar acara pernikahan mewah, yang katanya juga ini wujud dari gengsi yang dipunya. Semakin mewah acara, penilaian baik tentang keluarga kalian pun semakin kuat. Tapi apakah benar esensi nikah itu dilihat dari mewahnya? Bukankah yang paling penting itu sahnya saja. Menggelar acara mewah memang hak kalian semua, tapi sebelum benar-benar terlaksana. Yuk ketahui dulu alasan nikah dengan modal sah tanpa acara terlalu mewah itu sebenarnya sudah cukup. Coba dipikirakan baik-baik ya! 1. Nikah mewah cuma bisa membuat kalian pusing berbulan-bulan bahkan sampai pesta digelar dan selesai Ngurusin sewa gedung lah, ketemu vendor catering lah, fitting baju pengantin lah, sampai urusan nyari-nyari...